Senin, 11 November 2013

Jenis-Jenis Menu Pada Hotel

Jenis-JenisMenu

M E N U

menu
JENIS –JENIS MENU :
  • Menu A’la Carte :Adalah suatu susunan menu, di mana setiap makanan yang dicantumkan pada daftar makanan tersebut disertai dengan harga tersendiri.
A’la Carte Menu mempunyai karakter / ciri – ciri sebagai berikut :
  1. A’la Carte Menu mencantumkan daftar makanan selengkapnya yang dapat disediakan oleh restoran tersebut.
  2. A’la Carte Menu memberi peluang yang cukup luas pada pelanggan untuk memilih makanan yang sesuai dengan selera mereka.
  3. Masing – masing makanan diberikan harga secara terpisah dan tersendiri. Beban harga yang harus dibayar sesuai dengan harga makanan yang dipesan.
  4. Makanan akan dimasak bila dipesan, sehingga setiap pesanan memerlukan jangka waktu tertentu untuk menunggu hingga makanan tersebut siap untuk dihidangkan.
  • Table d’hote Menu :  Adalah suatu susunan hidangan lengkap ( complete meal ) dengan suatu harga yang pasti.  Jumlah hidangan biasanya terbatas dan terdiri dari beberapa kelompok hidangan  (courses ). Untuk tetap menjaga kepuasan tamu, maka hotel biasanya mencantumkan beberapa makanan untuk masing – masing kelompok. Tamu dapat memilih satu makanan diantara kelompok tersebut, misalnya : pada kelompok pembuka ( appetizer ) tercantum 3 makanan, pada kelompok sop ( soup ) tercantum 3 jenis sop dan demikian juga pada kelompok yang lain.
  • SPESIAL PARTY MENU: Pada hakekatnya adalah Table d’hote Menu, perbedaannya hanyalah pada tujuan menu tersebut.
Special Party Menu ini dipergunakan hanya untuk perjamuan atau pesta khusus saja.
Pesta – pesta khusus tersebut, misalnya :
  1. Pesta Perkawinan ( Weeding Party ),
  2. Pesta Natal ( Christmas Event Dinner ),
  3. Pesta Lebaran ( Lebaran Party ),
  4. Perjamuan Kenegaraan (State Banquet),
  5. Pesta Ulang Tahun ( Birthday Party ).
Biaya yang akan dibayar oleh pemesan adalah biaya makanan ditambah biaya – biaya tambahan lainnya.
Misalnya : ………………………………….???
Musik dan pertunjukan lainnya,
  1. Karangan Bunga,
  2. Kartu Undangan,
  3. Spanduk,
  4. Kartu menu yang dicetak khusus.
JENIS HIDANGAN ( MEAL ) :
Menu dapat pula dikelompokkan berdasarkan pada jenis hidangan ( meal ), seperti :
  1. Breakfast menu ( menu hidangan makan pagi ),
  2. Luncheon menu ( menu hidangan makan siang ),
  3. Tea time menu ( menu hidangan ringan pengiring minum teh sore ),
  4. Dinner menu ( menu hidangan makan malam ),
  5. Supper menu ( menu hidangan makan larut malam ),
  6. Banquet menu ( menu hidangan perjamuan ),
  7. Buffet menu ( menu hidangan prasmanan ).
A. Breakfast Menu : Menu hidangan makan pagi untuk orang Eropa disusun dengan menggabung beberapa kelompok atau jenis makanan, seperti :
  • FRUITS or FRUIT JUICES ( buah / sari buah ) :
  1. -Grapefruitorangemelonpineapplepapayamanggo, dan lain – lain.
  2. Grapefruit juiceorange juicetomato juicepineapple juice, dan lain – lain.
  • EGGS ( hidangan telur ) :
  1. Boiled eggs ( softmediumor hard ).
  2. Poached eggs.
  3. Fried eggs.
  4. Scrambled eggs.
  5. Omelette, dan lain – lain.
  • CEREALS :
  1. Cornflakes.
  2. Rice crispes.
  3. Shredded wheat.
  4. Parridge, dan lain – lain.
  • FISH (hidangan ikan ) :
  1. Grilled herrings, kippers.
  2. Fish cake.
  3. Smoked haddock, dan lain – lain.
  • HOT MEAT ( hidangan daging panas ) :
  1. Grilled HamBaconSausage.
  2. Grilled Kidney.
  3. Calve’s liver, dan lain – lain.
  • COLD MEAT ( hidangan daging dingin ) :
  1. Cold HamBacon.
  2. Cold pressed Beef, dan lain – lain.
  • BREAD ( roti ) :
  1. Rolls.
  2. Croissants.
  3. ToastFrench toast.
  4. Brioche, dan lain – lain
  5. Bread selalu disajikan dengan butter.
  • PRESERVES ( yang diawetkan ) :
  1. -Jam.
  2. Marmalade.
  3. Honey, dan lain – lain.
  • BEVERAGE ( minuman ) :
  1. Tea.
  2. Coffee.
  3. Milk.
  4. Chocolate.
  5. Chocolate milk, dan lain – lain.
  • Continental Breakfast
B. Continental Breakfast atau European Breakfast adalah menu makan pagi yang paling sederhana.
Menu ini hanya terdiri dari :
  • Bread dan Butter
  • Preserves : JamMarmaladeHoney,
  • Beverages : Coffee or Tea,
  • Dewasa ini ada kalanya dihidangkan Juice
b.1 Englis Breakfast
Menu untuk English Breakfast biasanya terdiri dari :
  1. Bread and Butter,
  2. Preserves,
  3. Cereals atau Porridges,
  4. Fruits atau Fruit Juices,
  5. Eggs ( kadang – kadang ),
  6. Beverages.
b.2 American Breakfast
Menu American Breakfast disebut juga Full Breakfast atau menu makan pagi yang paling lengkap dan paling berat ( banyak kalori ).
Menu ini terdiri dari :
  1. Bread dan Butter,
  2. Preserves,
  3. Cereals atau Porridge,
  4. Fruits atau Fruit Juices,
  5. Eggs,
  6. Fish atau Meat,
  7. Beverages.
b.3 Indonesian Breakfast
Hidangan makan pagi di Indonesia sebenarnya belum mempunyai pola seperti jenisbreakfast yang lain.
Contoh Indonesian Breakfast :
  • Fresh Fruit and Juices :
  1. -Sliced bananapapayapineapplemanggo, rambutan.
  2. Tomato juiceorange juicepineapple juicemarkisa juice, dan lain – lain.
  • Cereals :
  1. Steamed rice, nasi goreng, bubur ayam, dll.
  • Eggs :
  1. Telor dadar.
  2. Telor mata sapi, dan lain – lain.
  • Meat and Poultry :
  1. Sate, ayam goreng, dan lain – lain.
  • Beverages :
  1. coffee or tea.
C. Luncheon Menu : Menu luncheon atau menu makan siang dapat berbentuk a’la carteatau table d’hote. Menu table d’hote untuk makan siang biasanya mencantumkan 3 atau 4 kelompok hidangan ( courses ).
D. Tea Time Menu : Tea time adalah waktu makan selingan, yang diadakan dalam kurun waktu diantara makan siang ( lunch ) dan makan malam ( dinner ).
Dengan demikian, menu untuk tea time biasanya terdiri dari makanan ringan ( light meal ).
Contoh : SandwichesCanapesSmall pastriesFruit salad and creamGateaux ataupastriesIce cream,  Coffee or tea.
E. Dinner Menu : Menu dinner atau menu makan malam biasanya mencantumkan hidangan yang lebih banyak daripada menu makan siang. Banyak orang beranggapan bahwa makan malam adalah makan yang paling lengkap dalam sehari.
F. Supper Menu : Supper menu atau menu makan larut malam, susunannya lebih terbatas dan lebih ringan bila ditinjau dari segi kalori yang dikandung dibandingkanluncheon atau dinner menu.
Kelompok makanan yang dicantumkan untuk menyusun supper menu adalah :
1. Cold cuts : smoked hamcold fish,
2. Entrees : meat stewlasagne,
3. Grilled : hamburgerminute steak,
4. Sweet or dessert : English cakefresh fruit cake, dll.
G. Banquet Menu : Bangket atau andrawina adalah suatu pesta perjamuan yang biasanya diadakan pada saat – saat tertentu, di luar pelaksanaan restoran yang reguler. Bangket dapat juga diadakan untuk luncheon ataupun dinner.
Beberapa hal penting perlu diperhatikan pada waktu menyusun menu untuk bangket :
  • Makanan, terutama makanan yang akan dihidangkan dalam jumlah banyak harus dipilih makanan yang dapat diolah dan dihidangkan dengan cepat dan rapi.
  • Hindari penyajian makanan yang memerlukan banyak hiasan pelengkap (garnish ) dan rumit.
H.  Buffet Menu : Buffet atau prasmanan adalah makanan yang ditata rapi di atas pinggan besar dan dipajangkan di atas meja panjang. Tamu dapat memilih dan mengambil makanan sesuai dengan selera mereka. Buffet dapat juga diadakan untuk tujuan pesta tertentu, seperti : weeding party, ulang tahun, pembukaan suatu usaha, dan lain – lain.
Di dalam buffet, selain biaya makanan, ada biaya – biaya tambahan yang perlu diperhitungkan, yaitu :
  1. Florish,
  2. Musik dan hiburan,
  3. Tari – tarian,
  4. Kartu undangan,
  5. Biaya pembawa acara ( master of ceremony ),
  6. Biaya – biaya khusus lainnya.
Buffet dapat dibedakan menjadi 2 kelompok berdasarkan pada jenis makanan yang dihidangkan, yaitu :
  • Light buffet, di mana makanan yang dihidangkan tidak banyak mengandung kalori.
Jenis makanan yang disuguhkan, misalnya :
-Hot or cold savories,-Hot sausages,-Canapes,-Sandwiches,-Sweets,  Beverages.
  • Full buffet, jenis makanan yang disuguhkan adalah :
  1. Large variety of cold dishes,
  2. Warm dishes ( entrĂ©e ) : meatfish or poultry,
  3. Vegetables and potatoes,
  4. Sweet,
  5. Dessert,
  6. Beverages.
     
    sumber : http://teguhkarisma.wordpress.com/menu/jenis-jenis-menu/

Kamis, 31 Oktober 2013

Food & Beverage Service

Pengertian Food & Beverage Service

Dalam dunia sekarang ini, industri jasa makanan & minuman telah berkembang banyak, sesuai perhitungan itu melayani lebih dari 100 juta kali makan per hari. Hal ini telah menyebar di semua lapisan kehidupan mulai dari Hotel, restoran, kantin industri, kantin rumah sakit, kereta api, saluran udara, semua kini menjadi bagian dari industri jasa makanan & minuman.
Fungsi dasar dari industri ini adalah untuk melayani makanan & minuman untuk orang, untuk memenuhi berbagai jenis kebutuhan mereka. Tujuan utama adalah untuk mencapai kepuasan pelanggan. Kebutuhan pelanggan yang mungkin akan berusaha untuk memuaskan adalah:
  1. Fisiologis : kebutuhan makanan khusus
  2. Ekonomi : kebutuhan untuk nilai terbaik untuk harga yg dibayarkan
  3. Sosial : suasana yang bersahabat, terus terang mengungkapkan perasaan
  4. Psikologis : kebutuhan untuk meningkatkan harga diri
  5. Kenyamanan : keinginan orang lain untuk melakukan pekerjaan
Kebutuhan ini memainkan berbagai peran besar untuk menentukan faktor, bertanggung jawab untuk menentukan berbagai jenis metode layanan di makanan & minuman industri jasa.
Food and beverage service adalah “food flow” (dari pembelian makanan(purchasing) untuk layanan kepada pelanggan) terutama berkaitan dengan pengiriman dan penyajian makanan untuk pelanggan, setelah selesainya produksi pangan. Kadang-kadang, melibatkan transportasi jika ada pemisahan fasilitas produksi dan pelayanan.
S     = Smile to everyone (berikan senyuman kepada semua orang)
E     = Excellent in everything we do (kerjakan semuanya
semaksimal mungkin dan memuaskan) 

R     = Reaching out to every guest with hospitality (jangkau dan
dekati tamu dengan penuh ramah-tamah) 

V     = Viewing every guest as special (memandang dengan rasa
yang sangat penuh perhatian) 

I      = Invitting guest to return (melakukan segala sesuatu
terhadap tamu yang akan membuat tamu tersebut datang
kembali) 

C     = Creating  a warm atmosphere (selalu menciptakan suasana
yang akrab/hangat terhadap tamu)
 
E     = Eye contact that shows we care (mata sesekali harus kontak
dengan pandangan tamu, sehingga tamu dapat memanggil
kita bila memerlukan sesuatu)
Menurut Soekresno dan Pendit (1998:4) menyebutkan bahwa food and beverage department adalah bagian dari hotel yang mengurus dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan pelayanan makanan dan minuman serta kebutuhan lain yang terkait, dari para tamu yang tinggal maupun yang tidak tinggal di hotel tersebut dan dikelola secara komersial serta profesional.
Food and beverage department merupakan departemen yang sangat mutlak diperlukan di hotel dalam penyediaan dan pelayanan makanan dan minuman dalam menjalankan tugasnya food and beverage department terbagi menjadi dua
bagian yang saling bergantung satu sama lain dan harus saling bekerjasama.
2 (dua) bagian tersebut adalah:
1. Food and beverage bagian depan (front service)
Yaitu bagian yang langsung berhubungan dengan tamu, terdiri dari bar, restoran, banquet dan room service.
2. Food and beverage bagian belakang (back service)
Yaitu bagian yang tidak langsung berhubungan dengan tamu karena harus melalui perantara pramusaji, terdiri dari kitchen, stewarding.
Tujuan departemen food and beverage menurut Soekarno dan Pendit (1998:5) adalah:
1. Menjual makanan dan minuman sebanyak-banyaknya dengan harga yang sesuai.
2. Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada tamu sehingga tamu merasa puas. Hal ini menyangkut mutu pelayanan mutu makanan dan minuman, sikap karyawan, dekorasi ruangan serta suasana sekitar, peralatan yang dipakai dan sanitasinya.
3. Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dan untuk kesinambungan usaha.
Tugas Dan Tanggung jawab Masing-Masing Jabatan
Dari struktur organisasi F & B Service Departement diatas, dapat dilihat bahwa setiap karyawan atau staff memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Ada pun deskripsi jabatan untuk F & B Service Departement pada Inna Kuta Beach Hotel Cottage and Spa antara lain sebagai berikut:
  1. Food and Beverage Service Manager :membidangi seluruh outlet yang ada pada bagian Food and Beverage seperti: Restaurant,Bar,Banquet.Secara garis besar tanggung jawab dan tugas-tugas seorang Food and Beverage Service Manager adalah :
v  Mengkoordinasi kegiatan dan oprasional Food and Beverage Service
v  Bertanggung jawab dan mengawasi semua kegiatan Food and Beverage Service
v  Menangani masalah yang tidak bisa diatasi oleh bawahan
v  Menyusun rencana kerja dan melatih bawahan
  1. Supervisor
Tugas dan tanggung jawab seorang supervisor adalah
v  Bertanggung jawab atas kelancaran oprasional pada bagian masing-masing
v  Mempertanggung jawabkan semua tugas kepada atasannya
v  Mengontrol dan mengkoordinasikan secara langsung bawahannya di dalam bekerja
  1. Waiter/Waitrees
Waiter/waitrees bertugas memberikan pelayanan makanan dan minuman kepada tamu
  1. Bar Waiter/Waitrees
v  Bertanggung jawab membuat dan melayani minuman yang dipesan oleh tamu
  1. F & B Secretary
v  Membantu menyelesaikan tugas-tugas dari FB Manager

Sumber : Boga Dunia Saya

Sabtu, 26 Oktober 2013

Pelayanan Restaurant

Memberikan pelayanan restoran yang baik kepada pelanggan

pelayanan restoran Hampir setiap bagian dari pengalaman makan di luar Anda tergantung pada kualitas pelayanan restoran – sambutan, pemesanan, pelayanan, pembayaran. Di banyak kasus, makanan yang enak menjadi tidak berarti karena kualitas pelayanan yang buruk. Kita harus selalu memasukan pelayanan dalam prioritas tertinggi kita. Dalam artikel ini, kita akan mendiskusikan bentuk-bentuk pelayanan restoran yang berbeda sehingga pelayanan Anda sempurna.
 

Apakah Pelayanan Restoran yang Baik?

Pelayanan Restoran yang baik adalah tentang membuat pengunjung merasa betah dengan membuat interaksi yang positif dan menyenangkan antara pengunjung dan staf. Bagaimana kita dapat mencapainya?
pelayanan restoran Sopan dan perhatian saat penyajian. Latihlah staf pelayanan Anda dengan baik dalam hal ini dan para pengunjung Anda akan mengingat pengalaman menyenangkan ini.
Tepat waktu dalam memenuhi kebutuhan pengunjung Anda. Pastikan staf Anda memiliki pengetahuan tentang menu dan menyajikan makanan dengan sikap yang tepat.
Kenali pelanggan Anda, dengan mengerti target pengunjung dan kebutuhan mereka. Pada saat yang sama, ingatlah kenali pelanggan Anda. Beri mereka alasan lebih untuk tetap kembali ke restoran Anda.
Dapatkan perbandingan yang tepat antara jumlah staf dan pelanggan. Tidak ada yang suka untuk dibiarkan menunggu. Saat Anda memiliki cukup staf, setiap pelanggan akan menikmati perhatian yang layak mereka dapatkan. Bagaimanapun, terlalu banyak staf yang berkeliaran akan membuat para tamu merasa tidak nyaman. Temukan kombinasi yang tepat.
Lihat lebih jauh dan berikan pengalaman terbaik yang bisa Anda ciptakan. Arahkan tamu Anda ke toilet atau berikan rekomendasi. Sentuhan pribadi akan membuat pengalaman makan di luar menjadi jauh lebih baik.
 

Tipe-tipe Pelayanan Restoran

pelayanan restoran Pelayanan Pelayan
Di sinilah seorang pelayan memberi tempat duduk kepada tamu dan melayani kebutuhan mereka dari menyajikan menu, mengambil dan mengantarkan pesanan sampai melakukan pembayaran. Karena sifatnya lebih pada interaksi pribadi penting untuk memastikan agar tamu anda merasa nyaman dan mendapatkan pelayanan restoran yang terbaik. Tips, hati-hati terhadap komunikasi yang buruk dengan bagian dapur, yang dapat menyebabkan kecelakaan.
Pelayanan Lauriat Cina
Paling baik diterapkan untuk jamuan, staf pelayanan memberikan porsi ukuran-berbagi untuk setiap sajian pada meja bundar untuk 10-12 tamu, yang kemudian melayani diri mereka sendiri. Koki menetapkan setiap sajian sehingga staf dapat fokus pada tugas utama mereka. Waktu, presentasi dan perhatian dalam membersihkan merupakan elemen kunci layanan Lauriat. Ini seperti sebuah parade militer, pelayanan restoran yang terlalu lama atau terlalu cepat akan merusak kesenangan pelanggan Anda.
Pelayanan Prasmanan?
Pada dasarnya, sebuah prasmanan sederhana mengajak para tamu untuk mengambil makanan mereka sendiri di garis prasmanan, sementara pelayan membersihkan piring-piring kotor dari meja pelanggan.
Tipe Stasiun Prasmanan menawarkan makanan berbeda yang dikelompokkan menurut sajian, masakan atau tema di meja individu, sementara pelayan melayani minuman Sediakan bagian pinggir stand, untuk para tamu menempatkan piring yang telah mereka gunakan. Sebuah stasiun koki dengan staf akan membuat pesta lebih meriah.
Dalam prasmanan modifikasi mewah, meja diatur dengan peralatan makan. Para pelayan akan melayani minuman, kopi dan makanan penutup sementara hidangan lainnya ditempatkan di barisan prasmanan. Pastikan gelas kosong selalu tersedia dan piring kotor disingkirkan dengan cepat.
Lebih tinggi dalam tingkat pelayanan restoran adalah prasmanan mewah. Pelayan akan melayani makanan pembuka, sup / salad, minuman dan hidangan penutup. Hidangan utama dan sampingan dapat ditemukan dalam barisan prasmanan.
Tanpa rasa khawatir tentang penataan piring, Anda dapat berkonsentrasi pada penciptaan pengalaman yang baik. Konsentrasilah pada dapur, karena disanalah tekanan yang sebenarnya berada Fokuslah untuk membuat pelanggan merasa diterima, karena sebagian mungkin merasa diburu-buru oleh beberapa model pengaturan.
Pelayanan Sendiri (Self Service)
Pelayanan sendiri seringkali ditemukan pada restoran umum dan gerai makanan cepat saji Pelanggan akan memesan, membayar dan mendapatkan makanan mereka dari konter. Pelanggan akan mengharapkan layanan yang cepat maka siapkan makanan Anda sebelumnya. Antisipasi keramaian pada jam sibuk - Anda mungkin memerlukan staf tambahan di dek.
Semi Pelayanan Sendiri
Di sini, pengunjung memesan makanan mereka di sebuah konter dengan staf pelayanan membawa makanan ke meja mereka. Staf counter menyampaikan pesanan ke dapur dan mengumpulkan pembayaran. Ini adalah pilihan cerdas untuk restoran cepat saji yang mempersiapkan hidangan hanya bila makanan dipesan. Sama seperti pelayanan restoran sendiri, pengunjung akan mengharapkan layanan yang cepat sehingga pastikan penyiapan makanan dan proses pengiriman seefisien mungkin.
 

Menjaga Agar Pelanggan Tetap Kembali

pelayanan restoran Dengan mengidentifikasi pilihan gaya pelayanan restoran Anda dan memastikan Anda melakukannya dengan baik, Anda dapat mempertahankan dan membangun basis pelanggan Anda. Ambil langkah mundur, ukur kualitas layanan Anda dan tentukan bagaimana Anda dapat memperbaikinya. Imbalannya adalah citra yang baik tentang restoran Anda dari mulut ke mulut, terutama di era digital di mana sesuatu mudah ditemukan secara online.
Jika Anda ingin memahami lebih lanjut tentang tamu Anda dan bagaimana Anda dapat menyediakan layanan yang tepat untuk mereka, baca tentang bebagai jenis pelanggan. 
sumber : http://www.unileverfoodsolutions.co.id/layanankami/pelanggan-anda/pentingnya-pelayanan-restoran

Senin, 21 Oktober 2013

Jenis–jenis Pelayanan 

Jenis pelayanan makanan dan minuman dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu:
1. Table service
Suatu sistem pelayanan dimana tamu duduk dikursi menghadap meja makan, kemudian makanan dan minuman diantarkan dan disajikan, table service ini umumnya dibedakan menjadi 4 kategori yaitu:
a.American service (sistem pelayanan ala Amerika) 
Americam service mempunyai ciri-ciri antara lain sebagai berikut:
- Sifat pelayanannya sederhana, tidak resmi dan cepat
- Makanan sudah siap ditata dan diatur diatas piring
- Disajikan kepada tamu dari sebelah kiri
- Piring kotor diangkat dari sebelah kanan
b.English service (sistem pelayanan ala Inggris)
Pelayanan ini digunakan oleh keluarga bangsawan di Inggris, makanan tersedia dimeja dan diatur oleh nyonya rumah dalam piring dan dihidangkan kepada tamunya dan nyonya rumah tersebut biasa disebut hostess, jadi service ini banyak digunakan dirumah tangga. Contoh yang paling umum adalah jika ada yang berulang tahun, maka yang berulang tahun akan memotong kue dan langsung memberikannya kepada tamu.
c.French service
French service adalah suatu tipe pelayanan yang sifatnya formal/resmi, awalnya pelayanan ini digunakan untuk tamu
bangsawan, sekarang ini disukai untuk orang yang ingin mendapatkan pelayanan yang mewah. Makanan satu persatu datang dari dapur dan setibanya di ruang restaurant dimatangkan dekat tamu dengan menggunakan “range oven atau rechaud oven” dan setelah matang. Ditata atau disusun diatas oval platter dengan menggunakan guerdion dan dihias dengan hiasan yang baik kemudian satu persatu hidangan tersebut ditawarkan oleh waiter secara berurutan kepada tamu. Pelayanan jenis ini mempunyai ciri menyajikan makanan utama secara utuh. Bila tamu telah memilih bagian dari hidangan makanan yang disukai. Kemudian dipotong oleh waiter yang telah ahli serta disajikan langsung ke atas piring tamu, yang terbuat dari peralatan service serta dekorasi yang baik dan mahal.
d.Russian service
Pelayanan jenis ini sering disebut juga dengan modified french service karena dalam beberapa hal mempunyai
kesamaan dengan french service. Pelayanan ala rusia sifatnya sangat formal, mewah dan para tamu merasa mendapatkan perhatian yang luar biasa dari petugas, perbedaan yang menonjol antara rusian dengan french
adalah:
- Russian service memerlukan seorang waiter, sedangkan french service memerlukan dua orang waiter
- Makanan yang disajikan pada russian service disiapkan sepenuhnya di dapur sedangkan french service sebagian disiapkan di dapur dan di restoran.


Minggu, 13 Oktober 2013

Departemen-Departemen Pada Hotel

Departemen-departemen yang ada dalam Hotel Berbintang 5(*****)


Secara umum hotel berbintang lima biasanya memiliki 9 Departemen, antara lain sebagai berikut :
1.      Front Office Department
Front Office Department adalah departemen hotel yang tugasnya berhubugan lagsung dengan tamu, menerima pemesanan kamar tamu, menerima pendaftaran tamu, maupun memberikan informasi yang diinginkan tamu. Departemen ini merupakan kesan prtama bagi tamu ketika tamu hendak check in.
Adapun seksi-seksi di Front Office Departement adalah sebagai berikut :
a.        Reservation
b.        Reception
c.        Telephone Operator
d.        Front Office Cashier
e.        Uniform Service/Concierge
f.        Information section
g.        Guest Relation Officer

2.    Food and Beverage Department
Food and Beverage department adalah departemen hotel yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan mengolah menyediakan makanan dan minuman serta bertugas memberikan pelayanan kepada tamu pada saat makan di restaurant. Food & Beverage Department dibagi beberapa bagian diantara lain :
a.    Food & Beverage Production
Food & Beverage Production adalah suatu bagian yang bertugas mengolah bahan makanan menjadi  bahan matang untuk disediakan kepada para tamunya.
b.    Food & Beverage Service
Food & Beverage Service adalah suatu bentuk pelayanan berupa pengantaran order tamu. Food & Beverage Service dibagi menjadi dua bagian lagi yaitu
1)  Food Service
2) Beverage Service
3.    Housekeeping Department
Housekeeping department adalah departemen hotel yang bertanggung jawab atas seluruh kebersihan hotel baik dalam ruangan maupun public area serta membersihkan berbagai fasilitas hotel. Housekeeping terbagi atas beberapa seksi antara lain :
a.    Floor Section
b.    Public Area Section
c.    Linen/uniform Section
d.    Laundry section
1)    Valet
2)   Washer
3)   Presser
4)   Marker
5)   Checker
e.    Gardener section
f.    Florist section
g.    Recreation / swimmimg pool section
4.    Accounting departement
Accounting departement adalah suatu departemen hotel yang bertanggung jawab atas masalah administrasi hotel baik pengeluaran maupun pendapatan keuangan di hotel.
5.    Personalia/HRD Department
Personalia Departemen adalah suatu departemen hotel yang bertugas menerima dan menempatkan karyawan/trainee. serta menangani masalah yang dihadapi karyawan.
6.    Engineering Department
Engineering Department adalah suatu departemen hotel yang bertanggung jawab untuk menangani perawatan maupun perbaikan atas semua alat-alat serta mesin yang ada di hotel apabila mengalami kerusakan.
7.    Marketing department
Marketting departement adalah suatu bagian yang bertugas memasarkan hotel kepada masyarakat maupun pelanggan agar setiap tahunnya mengalami peningkatan atas tamu-tamu yang menginap dan menggunakan fasilitas-fasilitas hotel.
8.    Purchasing department
Purchasing departemen adalah suatu bagian yang bertanggung jawab atas keseluruhan pembelian pengadaan serta semua kebutuhan hotel.
9.    Security Department
Security Department adalah suatu bagian yang bertugas menjaga keamanan hotel maupun tamu selama menginap (24 jam)

Kamis, 03 Oktober 2013

HOTEL DAN KLASIFIKASINYA

Dalam situs dinas kebuayaan dan pariwisata disebutkan bahwa Hotel adalah suatu bidang usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian banguna yang disediakan secara khusus, untuk setiap orang yang menginap, makan, memperoleh pelayanan dan menggunakan fasilitas lainnya dengan pembayaran. Ciri khusus dari hotel adalah mempunyai restoran yang dikelola langsung di bawah manajemen hotel tersebut. Kelas hotel ditentukan oleh Dinas Pariwisata Daerah (Diparda).
KLASIFIKASI HOTEL

Meskipun kegiatan yang beraa di dalam setiap hotel sama, beberapa hotel memiliki keunikan rancangan yang berbeda-beda baik dari sisi kelengkapan ruang, kelengkapan layanan, penampilan bangunan, maupun suasana dalam bangunan yang dirancang,. Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan khusus atau lebih spesifik dari para tamu hotel. Proses perncanaan sebuah hotel perlu diperhatikan berbagai komponen yang terkait, yang berbeda-beda sesuai dengan jenis htel yang direncanakan. Oleh karena itu pemahaman pada beberapa klasifikasi hotel perlu dilakukan, yang ditinjau dari beberapa sudut pandang (Marlina Endy, 2008, Panduan Perancangan Bangunan Komersial, hal 52), seperti:
Jenis hotel menurut tujuan kedatangan tamu
Bussiness Hotel
Merupakan hotel yang dirancang untuk mengakomoasi tamu yang mempunyai tujuan berbisnis. Hotel seperti ini memerlukan berbagai macam fasilitas seperti olah raga, bersantai, jamuan makan ataupun minum, fasilitas negosiasi dengan mengedepankan kenyamanan dan privasi yang tinggi. Selain itu standart luas ruang pertemuan juga perlu dipertimbangkan.
Pleasure Hotel
Merupakan hotel yang sebagian besar fasilitasnya ditujukan untuk memfasilitasi tamu yang bertujuan berekreasi. Sebagai fasilitas pendukung aktivitas rekreasi, hotek seperti ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk bersantai dan relaksasi baik itu unutk krgiatan outdoor ataupun indoor.
Country Hotel
Merupakan hotel khusus bagi tamu antar negara. Hotel seperti ini sangant memerlukan privasi dan kemanan yang sangat tinggi. Biasanya lokasi hotel tersebut berada di pusat kota agar dekat dengan pusat pemerintahan suatu negara, atau berada jauh dari pusat kota tetapi lokasi tersebut mempunyai nilai lebih seperti pemandangan yang indah sehingga tamu daapt beristirahat dengan nyaman.
Sport Hotel
Merupakan hotel yang fasilitasnya ditujukan terutama untuk melayani tamu yang bertujuan untuk berolahraga. Untuk fasilitas sport hotel hampir sama dengan fasilitas pleasure hotel, hanya saja untuk fasilitas olah raga lebih ditonjolkan, tidak hanya sekedar fasilitas olah raga untuk berekreasi TELfasilitas untuk berekreasi juga tetap diadakan karena tidak semua tamu yang menginap di hotel tersebut merupakan kalangan penggemar olah raga saja tetapi juga merupakan masyarakat biasa.
Jenis hotel menurut lamanya tamu menginap
Transit Hotel
Hotel dengan waktu inap tiak lama (harian). Fasilitas yang dapat mendukung hotel seperti ini adalah layanan pada tamu dalam waktu singkat seperti laundry, restoran, dan agen perjalanan.
Semiresidential Hotel
Hotel dengan rata-rata waktu inap tamu cukup lama (mingguan). Fasilitas hotel seperti ini perlu dilengkapi dengan fasilitas yang lebih bervariasi, tidak membosankan, dan untuk waktu yang relatif lebih lama, seperti fasilitas kebugaran (spa, jogging track, tenis, kolam renang,dll), dan fasilitas rekreasi (restoran, cafe, taman bermain,dll).
Residential Hotel
Hotel dengan waktu kunjungan tamu yangtergolong lama (bulanan). Hotel seperti ini mengedepankan rasa nyaman dan keamanan pada tamu hotel. Fasilitas yang disediakan biasanya fasilitas yang dibutuhkan sehari-hari seperti supermaket atau perbelanjaan, fasilitas kebugaran, (spa, jogging track, tenis, kolam renang,dll), fasilitas rekresi (taman bermain, restoran, cafe, dll). Maka dari itu perletakan hotel yang seperti ini biasanya digabungkan atau join dengan tempat perbelanjaan atau supermaket agar saling dapat memberikan keuntungan, layanan dan sebagai daya tarik pengunjung.
Jenis hotel menurut jumlah kamar
Small Hotel
Hotel dengan jumlah kamar maksimal 25 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan rendah.
Medium Hotel
Hotel dengan jumlah kamar sekitar 29-299 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan sedang.
Large Hotel
Hotel dengan jumlah kamar minimun 300 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan tinggi.
Jenis hotel menurut lokasinya
City Hotel
Hotel yang terletak di pusat kota dan biasanya menampung tamu yang bertujuan bisnis atau dinas. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah tamu pebisnis atau urusan dinas, lokasi yang dipilh sebaiknya mendekati kantor-kantor atau area bisnis di kota tersebut.
Down Town Hotel
Hotel yang berlokasi di dekat perdagangan dan perbelanjaan. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah pengunjung yang ingin berwisata belanja ataupun menjalin relasi dagang. Kadang hotel ini dibangun brgbung dengan suatu fasilits perbelanjaan agar dapat saling memberikan keuntungan.
Suburban Hotel/Motel
Hotel yang berlokasi di pinggir kota. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah tamu yang menginap dengan waktu pendek dan merupakan fasilitas transit masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.
Resort Hotel
Hotel yang dibangun di tempat-tempat wisata. Tujuan pembangunan hotel ini adalah sebagai fasilitas akomodasi dari suatu aktivitas wasata.
KLASIFIKASI HOTEL BERBINTANG
Terdapat klasifikasi hotel yang berlaku di Indonesia yang didasarkan pada beberapa pertimbangan, yaitu:
Jumlah kamar
Fasilitas dan peralatan yang disediakan
Model sistem pengelolaan
Bermotto pelayanan
Berdasarkan pertimbangan aspek-aspek di atas hotel dapat diklasifikasi sebagai berikut:
Hotel bintang 2
Klasifikasi hotel bintang 2 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:
Umum
Lokasi mudah dicapai, dalam arti akses ke lokasi tersebut mudah
Bebas polusi
Unsur dekorasi Indonesia tercermin pada lobby
Bangunan terawat, rapi, dan bersih
Sirkulasi di dalam bangunan mudah
Bedroom
Minimum mempunyai 20 kamar dengan luasan 22 m2/kamar
Setidaknya terdapat satu kamar suite dengan luasan kamar 44 m2/kamar
Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai
Tidak bising
Pintu kamar dilengkapi pengaman
Tata udara dengan pengatur udara
Terdapat jendela dengan tirai tidak tembus sinar luar
Dalam tiap kamar ada kamar mandi minimum terdapat satu stop kontak
Dinding kamar mandi kedap air
Dining room
Standart luas 1,5 m2/tempat duduk
Tinggi ruangan lebih dari 2,6 m
Terdapat akses langsung dengan dapur
Tata uadar dengan/tanpa pengatur udara
Bar
Standart luas 1,1 m2/tempat duduk
Terdapat satu buah yang terpisah dengan restoran
Dilengkapi perlengkapan mencuci dengan air panas/dingin
Lobby
Harus ada lobby
Tata udara dengan AC/ventilasi
Kapasitas penerangan minimum 150 lux
Sarana olah raga dan rekreasi
Minimum satu buah dengan alternatif pilihan: tenis, golf, fitnes, blliard, jogging, taman bermain anak, olah raga air (misal kolam renang).
Utilitas penunjang
Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis
Ketersediaan air minum 300 liter/orang/hari
Tata udara dengan /tanpa pengatur udara
Terdapat ruang mekanik
Komunikasi dengan telepon saluran dalam (house phone), telepon lokal, interlokal
Terdapat fasilitas sentral radio, carcall
Terdapat alat deteksi kebakaran awal pada tiap ruang, fire extinguisher, fire hydrant, pintu kamar tahan api
Minimum terdapat satu ruang jaga
Terdaapt tempat penampungan sampah tertutup
Terdapat tsaluran pembangn air kotor
Hotel bintang 3
Klasifikasi hotel bintang 3 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:
Umum
Unsur dekorasi Indonesia tercermin di dalam lobby, restoran, kamar tidur, dan function room
Bedroom
Minimum mempunyai 20 kamar standar dengan luasan 22 m2/kamar
Terdapat minimum dua kamar suite dengan luasan kamar 44 m2/kamar
Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai
Dining room
Bila tidak berdampingan dengan lobby maka harus dilengkapi dengan kamar mandi/WC sendiri
Bar
Apabila berupa ruang tertutup maka harus dilengkapi dengan pengatur udara mekanik (AC) dengan suhu 24 0C
Lebar ruang kerja bartender setidaknya 1 meter
Ruang fungsional
Minimum terdapat satu buah pintu masuk yang terpisah dari lobby dengan kapasitas minimum 2,5 kali jumlah kamar
Dilengkapi dengan toilet apabila tidak ada satu lantai dengan lobby
Terdapat pre function room
Lobby
Mempunyai luasan minimum 30 m2
Dilengkapi dengan lounge
Toilet umum minimum satu buah dengan perlengkapan
Lebar koridor minimum 1,6 m
Drug store
Minimum terdapat drug store, bank, money changer, biro perjalanan, air line agent, souvenir shop, perkantoran, butik, salon
Tersedia poliklinik
Tersedia paramedis
Sarana rekereasi dan olah raga
Minimum satu buah dengan pilihan: tenis, bowling, golf, fitnes, sauna, billiard, jogging, diskotik, taman bermain anak
Terdapat kolam renang dewasa yang terpisah dengan kolam renang anak
Sarana rekreasi untuk hotel di pantai dapat dipilih dari alternatif berperahu, menyelam, selancar, atau ski air
Sarana rekreasi untuk hotel di gunung dapat dipilih dari alternatif hiking, berkuda, atau berburu
Utilitas penunjang
Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis
Ketersediaan air minum 500 liter/orang/hari
Dilengkapi dengan instalasi air panas/dingin
Dilengkapi dengan telepon lokal dan interlokal
Tersedia PABX
Dilengkapi dengan sentra video/TV, radio, paging, carcall
Hotel bintang 4
Klasifikasi hotel bintang 4 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:
Umum
Minimum seperti hotel bintang 3
Bedroom
Minimum mempunyai 50 kamar standar dengan luasan 24 m2/kamar
Terdapat minimum tiga kamar suite dengan luasan kamar 48 m2/kamar
Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai
Dilengkapi dengan pengatur suhu kamar di dalam bedroom
Dining room
Mempunyai minimum 2 buah dinning room, salah satunya berupa coffee shop
Bar
Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 3
Ruang fungsional
Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 3
Lobby
Mempunyai luasan minimum 100 m2
Terdapat dua toilet umum untuk pria dan tiga toilet umum untuk wanita dengan perlengkapannya
Drug store
Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 3
Sarana rekereasi dan olah raga
Sama pada hotel bintang 3 ditambah dengan diskotik/night club kedap suara denagn AC dan toilet
Utilitas penunjang
Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis
Ketersediaan air minum 700 liter/orang/hari
Dilengkapi dengan instalasi air panas/dingin
Hotel bintang 5
Klasifikasi hotel bintang 5 mempunyai klasifikasi sebagai berikut:
Umum
Minimum seperti hotel bintang 4
Bedroom
Minimum mempunyai 100 kamar standar dengan luasan 26 m2/kamar
Terdapat minimum empat kamar suite dengan luasan kamar 52 m2/kamar
Tinggi minimum 2,6 m tiap lantai
Dilengkapi dengan pengatur suhu kamar di dalam bedroom
Dining room
Mempunyai minimum 3 buah dinning room, salah satunya dengan spsialisasi makanan (Japanese/Chinese/European food)
Bar
Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4
Ruang fungsional
Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4
Lobby
Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4
Drug store
Mempunyai ketentuan minimum seperti hotel bintang 4
Sarana rekereasi dan olah raga
Sama pada hotel bintang 4 ditambah dengan area bermain anak minimum ayunan atau ungkit (children playground)
Utilitas penunjang
Terdapat transportasi vertikal yang bersifat mekanis
Ketersediaan air minum 700 liter/orang/hari
Dilengkapi dengan instalasi air panas/dingin
Dilengkapi dengan sentra video, musik, teleks, radio, carcall
Business center
Di business center ini tersedia beberapa staff yang dapat membantu dengan bertindak sebagai co-secretary para tamu yang ingin berkomunikasi dengan kantor pusatnya maupun relasi bisnisnya. Selain itu, ada pula fasilitas lain seperti faksimile, teleks, mecanograf. Para tamu dapat memanfaatkan pelayanan dengan akses internet melalui kamarnya untuk reservasi dan promosi usahanya, di samping juga dapat melakukan telekonferensi.
Restoran
Sub bagian restoran di hotel yang besar dapat dibagi menjadi:
Main dinning room / ruang makan utama yang menydiakan makanan Perancis/internasional
Coffee shop, restoran yang menyediakan dan menyajikan makan pagi dengan menu dan jenis pelayanannya lebih sederhana atau biasa disebut ready on plate
Restorant yang spesifik seperti drill-room, pizzarea, japanesse, oriental.
Room Service: restorant yang melayani dan menyediakan hidangan makanan dan minuman kepada tamu hotel yang enggan keluar kamar. Atas dasar pesanan tamu, makanan dan minuman diantar langsung ke kamar tamu.
Take out service dan out side catering: untuk lebih meningkatkan pendapatan penjualan produk yang dihasilkan oleh dapur hotel, ada beberapa hotel yang melayani pesanan makanan dan minuman dan penyelenggaraan perjamuan diluar hotel seperti misalnya untuk perjamuan instansi-instansi swasta.
sumber:adriarchitecture.com

Selasa, 24 September 2013

1.    Klasifikasi hotel
a.  Berdasarkan Knowledge on Hotel Operation oleh Balai Pendidikan dan Latihan Kepariwisataan
1)    Klasifikasi hotel berdasarkan plan, yaitu :
a)    Europen plan hotel, pengunjung hanya membayar tarif kamar saja.
b)    Continental plan hotel, tarif kamar termasuk tarif makan pagi
c)  Modifed American plan hotel, tarif kamar termasuk tarif 2 kali makan (jam dapat dipilih)
d)    Full American plan hotels, tarif kamar termasuk 3 kali makan.

2)    Klasifikasi hotel berdasarkan ukuran / jumlah kamar, yaitu :
a)    Small hotel, jumlah kamar antara kurang dari 25 buah.
b)    Average hotels, jumlah kamar antara 25 – 100 buah.
c)    Above average hotels, jumlah kamar antara 100 – 300 buah.
d)    Large hotels, jumlah kamar lebih dari 300 buah.

3)    Klasifikasi hotel berdasarkan jenis pengunjung, yaitu :
a)    Family hotels, hotel untuk tamu yang menginap bersama keluarga.
b)    Business hotels, hotel untuk pengusaha.
c) Tourist hotels, hotel untuk tamu yang menginap berupa wisatawan, baik domestik maupun luar negeri.
d)    Transit hotels, hotel untuk tamu yang singgah dalam waktu singkat.
e)    Cure hotels, hotel untuk tamu yang menginap dalam proses pengobatan atau penyembuhan penyakit.
4)    Klasifikasi hotel berdasarkan lamanya menginap, yaitu :
a)    Transient hotels yaitu hotel dengan lama tinggal tamu rata-rata semalam.
b)    Semi resident hotels, yaitu hotel dengan lama tinggal tamu lebih dari satu hari tetapi tetap dalam jangka waktu pendek, berkisar dua minggu hingga satu bulan.
c)   Resident hotels, yaitu hotel dengan lama tinggal tamu cukup lama, berkisar paling sedikit satu bulan.

5)    Klasifikasi hotel berdasarkan lokasi, yaitu :
a)    Resort hotels, hotel yang berada di daerah rekreasi atau peristirahatan
b)    Mountain hotels, hotel yang berada di pegunungan
c)    Beach hotels, hotel yang berada di pantai
d)    City hotels, hotel yang berada di tengah kota
e)    Highway hotel, hotel yang berada di jalur highway

6)    Klasifikasi hotel berdasarkan maksud kegiatan selama tamu menginap, yaitu :
a)    Sport Hotel, yaitu hotel yang berada pada kompleks kegiatan olahraga.
b)    Ski Hotel, yaitu hotel yang menyediakan area bermain ski.
c)    Conference Hotel, yaitu hotel yang menyediakan fasilitas lengkap untuk konferensi.
d)    Convention Hotel, yaitu hotel sebagai bagian dari komplek kegiatan konvensi.
e)    Pilgrim Hotel, yaitu hotel yang sebagian tempatnya berfungsi sebagai fasilitas ibadah.
f)     Casino Hotel, yaitu hotel yang sebagian tempatnya berfungsi untuk kegiatan berjudi.

7)    Klasifikasi hotel berdasarkan sistem operasional, yaitu :
a)    Franchised operation system
b)    Reveral operation system
c)    Chain hotel operating system

8)    Klasifikasi hotel berdasarkan peraturan pemerintah, yaitu :
a)    Grade system, klasifikasi hotel menurut tarifnya :
(1). Hotel ekonomi, hotel dengan tarif ekonomi
(2). Hotel medium, hotel dengan tarif menengah
(3)  .Hotel De-Luxe, hotel dengan tarif paling tinggi

b)    Star system, klasifikasi hotel menurut kelas bintang sebagai simbol kualitas :
(1). Hotel bintang lima
(2). Hotel bintang empat
(3). Hotel bintang tiga
(4). Hotel bintang dua
(5). Hotel bintang satu

b.    Berdasarkan Data Arsitek Jilid 1 oleh Ernest Neufert :
Klasifikasi hotel berdasarkan orientasi pemasarannya :
1)    Hotel di pusat kota, biasanya termasuk hotel mewah, hotel untuk komperensi / pertemuan-pertemuan besar dan hotel untuk para tamu kepariwisataan.
2)    Hotel untuk pemakai berkendaraan bermotor, hotel jenis ini pelayanan utamanya adalah peruntukan bagi para pengendara mobil atau sepeda motor, karenanya lokasi hotel hendaknya terletak di persimpangan jalan raya di pinggiran kota.
3) Hotel di lapangan udara, perencanaannya mirip dengan hotel jenis untuk pengendara mobil, perbedaannya hanya pada pelayanan pengadaan makanan untuk penumpang pesawat udara, sehingga diperlukan penerima tamu yang berjaga semalam suntuk dan jika mungkin juga pelayanan makanan semalam suntuk. Hotel jenis ini kadang-kadang juga dilengkapi dengan gedung pertemuan untuk melayani pertemuan-pertemuan besar, swasta maupun nasional.

4)  Hotel di daerah peristirahatan, terdapat baik di tepi pantai, di daerah pegunungan  atau di daerah sumber air panas. Biasanya direncanakan untuk melayani akomodasi pengunjung dalam rombongan paket wisata tertentu dengan penataan penerimaan tamu yang banyak pada masa liburan akhir pekan atau mereka yang berkunjung hanya semalam.

5) Motel, umumnya berada di jalan-jalan utama, biasanya di dekat kota besar, tempat-tempat yang sering dikunjungi atau lokasi-lokasi berlibur yang masih mudah dicapai. Restoran, pompa bensin dan bengkel reparasi ringan sebaiknya terdapat di sekitar lokasi, namun tidak perlu berhubungan langsung dengan motel tersebut, lokasi /           

6)  penempatan bangunan diatur agar tidak terganggu oleh lampu kendaraan di malam hari dan kebisingan lalu lintas.

7)  Hotel khusus untuk konvensi, mempunyai ciri antara lain fasilitas parkir yang sangat luas untuk menampung kegiatan konvensi. Sebuah hotel konvensi yang berkapasitas 400 kamar untuk suatu kegiatan konvensi dapat menampung lebih dari 800 orang pengunjung.

8) Kondominium (hunian berkelompok), jenis hotel ini dikembangkan dari pengikutsertaan pemilik hunian suatu kompleks perumahan mewah (biasanya terdiri atas ruang hunian biasa maupun mewah), baik yang dipergunakan sendiri atau disewakan ke orang lain, pengelolaan hotel ini dilakukan bersama-sama yang mencakup semua jenis pelayanan hotel.

c.    Surat Keputusan Menparpostel No. KN. 37/PW/304/MPPT-86, tanggal 7 Juni 1986.

Klasifikasi hotel berdasarkan lokasi :
1)    City hotel, hotel yang terletak di kota. Termasuk dalam hal ini adalah Residental Hotel, dan Transit Hotel atau Commersial Hotel.
2)  Resort hotel, hotel yang terletak di daerah peristirahatan atau tempat-tempat dengan alam atau pemandangan indah.

d.    Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pariwisata No. 14/U/II/88 tentang pelaksanaan ketentuan usaha dan penggolongan hotel
1)    Hotel bintang satu : minimal 15 kamar
2)    Hotel bintang dua : minimal 20 kamar
3)    Hotel bintang tiga : minimal 30 kamar
4)    Hotel bintang empat : minimal 50 kamar
5)    Hotel bintang lima : minimal 100 kamar
6)    Hotel bintang lima + diamond : hotel dengan kualitas lebih baik dari hotel bintang lima.

e.    Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan
Klasifikasi hotel berdasarkan fungsi dan susunan organisasinya:
1)    Residental hotels, menyediakan akomodasi untuk para pengunjung dalam jangka waktu yang agak lama, tetapi tidak bermaksud tinggal menetap.

2)  Transit hotels atau commersial hotels, menyediakan akomodasi dan fasilitas lainnya bagi pengunjung yang mengadakan perjalanan dalam jangka waktu relatif singkat. Umumnya terletak di kota-kota besar dan lokasinya berada di dekat stasiun atau transportasi terminal.

3) Resort hotels, menampung pengunjung yang sedang mengadakan liburan. Umumnya terletak di daerah peristirahatan atau tempat yang mempunyai alam atau pemandangan yang indah.

f.     Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pariwisata No : 14/U/II/88
Klasifikasi hotel berdasarkan luas bangunan, perlengkapan ruang dan mutu, dekorasi dan pelayanan, penggolongan hotel dibagi menjadi 5 kelas :
1)    Kelas D
2)    Kelas C
3)    Kelas B
4)    Kelas A
5)    Kelas De-Lux

g.    Berdasarkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia
Klasifikasi hotel berdasarkan cara pengoperasiannya dibagi menjadi :
1)  Hotel internasional, bertaraf internasional, berdasarkan fasilitas, pelayanan dan perlengkapannya dengan standart internasional.
2) Hotel wisata, bertaraf nasional, fasilitas, perlengkapan dan pelayanannya memenuhi persyaratan untuk menampung para wisatawan dengan tarif lebih rendah dari pada hotel internasional.
3) Hotel biasa dan losmen, fasilitas lebih sederhana dengan mengutamakan akomodasi, fasilitas makan dan minum.
 
sumber ; anditriplea bogspot